Agama dan Keagamaan

Dalam masyarakat Jawa Suriname, hubungan antara kebudayaan dan agama erat sekali. Kebiasaan budaya seperti pembuatan ‘sajen’, pengadaan ‘slametan’ pada acara khusus dan ritual sekitar kehamilan, kelahiran dan kematian, semuanya berdasarkan agama. Selain orang Jawa yang mengombinasikan kebiasaan dan ritual Jawa dengan agama Islam, juga ada orang Jawa yang hidup sesuai dengan aturan Al-Quran. Dalam cuplikan yang dipilih untuk situs ini, kita dapat membaca dan mendengar apa artinya agama bagi orang Jawa Suriname, dan sejauh mana penghayatan agama mereka berubah dengan berjalannya waktu, antara lain akibat migrasi dan transnasionalisme.


"“Suriname, ruang gereja Jawa di Meerzorg”, sekitar tahun 1920.

Tema ini ditemukan dalam riwayat hidup:

Achmad Djoeneri 

Barodjie Kertosentono

Bob Saradin

Herman Martimin Kromosono

Rita Tjien Fooh- Hardjomohamed

Soeëb Danoe
 

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Djoenerie

Achmad Djoeneri

Ik was 9 jaar toen Pater Spekman op bezoek kwam bij mijn opa, bij wie ik opgroeide. Pater Spekman sprak goed Javaans. Hij vroeg mijn opa...