Kegiatan Sosial dan Kesejahteraan

Kebanyakan cuplikan dengan tema ini berasal dari riwayat orang Jawa yang tinggal di negeri Belanda. Pertama, infrastruktur tahun 70-an dan 80-an sangat mempermudah pendirian perhimpunan orang Jawa Suriname dalam jumlah yang cukup besar. Selain itu, migrasi sendiri membuat banyak orang Jawa ingin menghidupkan kembali dan mengembangkan kebudayaan dan jati diri mereka di negara yang baru. Cukup mencolok bahwa perkembangan seperti itu tidak terjadi pada kelompok yang kembali ke Indonesia pada tahun 1954. Oleh karena kemiskinan yang harus dihadapi oleh pendatang ini setiba di Tongar, hampir tidak ada waktu dan kesempatan untuk hal lain di samping mencari nafkah.


115 tahun imigrasi Jawa, 2005 (M. Soemopawiro)

Tema ini ditemukan dalam riwayat hidup:

Bob Saradin

Haryanti Hardjo

Mike Wardi 

Rudy Moekïat Samiran 

Sakri Ngadi

Soeëb Danoe

Wagiman (Sato) Atmopawiro
 

 

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Djoenerie

Achmad Djoeneri

Ik was 9 jaar toen Pater Spekman op bezoek kwam bij mijn opa, bij wie ik opgroeide. Pater Spekman sprak goed Javaans. Hij vroeg mijn opa...