Perhimpunan-perhimpunan kesejahteraan Jawa-Suriname

Ada banyak perhimpunan kesejahteraan Jawa-Suriname di negeri Belanda. Kebanyakannya didirikan di pertengahan tahun tujuh puluhan abad yang lalu, tidak lama setelah ketibaan orang Jawa-Suriname di Belanda. Di samping pengorganisasian diri pada tingkat lokal juga terjadi organisasi pemayung daerah dan nasional. Misalnya pada tahun 1987 didirikan Stuurgroep Javanen in Nederland (‘Tim Pengarah Orang Jawa di Belanda’). Di beberapa kota penting sebagai Rotterdam, Den Haag, Amsterdam, Alkmaar, Utrecht, Den Bosch dan Groningen, terdapat perhimpunan kesejahtareaan bagi orang Jawa-Suriname. Akibat peran mereka minoritas Jawa-Suriname yang relatif asing di negeri Belanda waktu itu mulai dikenal.Tetapi itulah tidak terjadi tanpa rintangan apa pun. Pada awal tahun delapan puluhan dalam beberapa kota diminta perhatian bagi masyarakat Jawa-Suriname dan diajukan protes menentang kebijakan yang bertitik-pangkal gagasan bahwa orang-orang Jawa-Suriname dapat dianggap termasuk organisasi diri Suriname. Menurut para orang Jawa dari Suriname organisasi diri itu, yang sering kali dimonopoli elit kesejahtareaan kreol dan Hindustan, kurang mampu untuk menjaga kepentingan orang Jawa karena sering kali rakyat sendiri yang didahulukan. Hasil protes itu adalah pendirian perhimpunan-perhimpunan kesejahtareaan dan kepentingan Jawa-Suriname yang pertama. Di Den Haag terdapat Stichting (=Yayasan) Roekoen Boedi Oetomo (1976), di Rotterdam didirikan Stichting Setoedjoe Angawe Sentosa dan di Amsterdam dimulai perhimpunan kesejahteraan Bangsa Jawa.

Sumber:
Mingoen, H.K. (2001), ‘Surinaamse Javanen in Nederland: Organisatievorming en maatschappelijke participatie’, artikel yang tidak dipublikasikan.

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Djoenerie

Achmad Djoeneri

Ik was 9 jaar toen Pater Spekman op bezoek kwam bij mijn opa, bij wie ik opgroeide. Pater Spekman sprak goed Javaans. Hij vroeg mijn opa...