Perhimpunan budaya Jawa di negeri Belanda

Terdapat banyak perhimpunan dan kelompok budaya Jawa di negeri Belanda yang telah berspesialisasi dalam ungkapan budaya beraneka ragam seperti wayang, djaran kepang, gamelan, joget, dan ludruk. Dengan pertunjukan-pertunjukan mereka kelompok-kelompok ini bepergian berkeliling negeri. Beberapa perhimpunan budaya khususnya mempunyai Suriname sebagai kerangka acuan dan mereka mencoba melestarikan pengetahuan dan ketrampilan warisan budaya rakyat Indonesia yang dibawa orang Jawa dari pulau Jawa ke Suriname. Terdapat juga organisasi yang mengarahkan perhatian kepada Indonesia. Sering sekali seorang (ibu) guru tari dari kelompok tari seperti itu telah dididik di Indonesia. Kelompok tari Jawa-Suriname tetapi juga kelompok-kelompok yang berolahraga Pencak Silat telah gampang dapat menghubungi kelompok tari Indonesia, dan dengan itu juga masyarakat Indonesia, di negeri Belanda.
Yang patut disebutkan secara khusus adalah perhimpunan budaya Stichting Manggar Megar dari Den Haag. Sejak tahun 1998 yayasan itu sudah aktif berkecimpungan dalam tarian Jawa klasik dan ludruk. Yayasan itu berupaya untuk melestarikan bentuk-bentuk seni teater sebagai wayang wong dan ketoprak yang (hampir) dilupakan. Demikian pada tahun 2004 diadakan pertunjukan wayang wong klasik ‘Ramayana’ di kota-kota sebagai Den Haag, Roosendaal dan Utrecht. Pertunjukannya disadur dan disesuaikan terhadap keadaan Belanda.
Untuk mendorong penyerahan pengetahuan dan ketrampilan dalam pertunjukan bentuk-bentuk seni teater yayasan terutama bekerja dengan orang muda.


Wim Kromoredjo mendalang di Haagse Bos.

Sumber-sumber:
Kidjo, R., Historie van de Surinaamse Javanen in Nederland in sociaal-cultureel perspectief, http://home.wanadoo.nl/javas/Vertellingen/PBI/Surjavanen.htm 
Mingoen, H.K. (2002), ‘De kracht van cultuur. Cultuur als instrument voor ontwikkeling’. Pembacaan bagi Vereniging Herdenking Javaanse Immigratie (VHJI). Dalam: Negara Express, nr. 17, bulan november 2002, http://home.wanadoo.nl/javas/Vertellingen/Mingoen/KrachtvanCultuur.htm
Website dari Stichting Manggar Megar: http://www.ipsdenhaag.nl/over.php?oid=32

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Djoenerie

Achmad Djoeneri

Ik was 9 jaar toen Pater Spekman op bezoek kwam bij mijn opa, bij wie ik opgroeide. Pater Spekman sprak goed Javaans. Hij vroeg mijn opa...