Wim Spekman

Wim Spekman lahir di Zaandam pada 12 Februari 1917. Dia mengikuti pendidkan menengah pada para redemptoris di kota Nijmegen dan menjadi anngota biara pada 8 September 1938. Pada 11 Agustus 1943 dia ditahbiskan menjadi pastor dan diangkat bagi misi di Suriname. Dia tiba di Paramaribo pada 17 Juli 1946.

Misi antara suku Jawa di Suriname memerlukan tenaga baru dan pelan-pelan Spekman akan membiasakan diri dengan jabatan. Suatu persyaratan pertama adalah belajar bahasa. Dari 1949 sampai 1951 dia bekerja sebagai pastor tentara di Indonesia dan pada waktu yang sama belajar bahasa dan kebudayaan Jawa. Sekali pulang di Suriname pada tahun 1951 dia mengunjungi orang Jawa dari pusat katolik bagi suku Jawa di Copieweg. Pendahulunya W. Ahlbrinck telah mendirikan proyek pertanian di sana untuk membantu orang Jawa mendapat kerja dan melatih mereka bagi pertanian. Spekman memilih cara kerja sentrifugal: mengunjungi orang dalam lingkungan hidup mereka sendiri. Dia khususnya mengarahkan perhatian kepada remaja. Pada bulan September 1958 dia mendirikan internat bagi anak laki-laki Jawa Taman Putro di Paramaribo. Suatu internat bagi anak perempuan Jawa telah ada di Copieweg, di bawah pimpinan Zusters van Oudenbosch. Maksudnya adalah anak laki-laki daripada distrik-distrik dapat tinggal di sana dan dapat mengikuti pendidikan di Paramaribo. Internat ini tetap ada sampai tahun 1973. Sebagai akibat dekonsentrasi pendidikan didirikan makin banyak sekolah di distrik sehingga suatu internat tidak perlu lagi.

Bagi pekerjaannya dia mendapat patokan: orang Jawa harus jadi orang Jawa bagi 100 persen dan sekaligus 100 persen Katolik. Ini berarti dia sangat menghormati kebudayaan suku Jawa dan bahwa dia mengajari orang menjaga kebudayaan itu dan menampil kebudayaan mereka. Dengan cara begitu dia membangkitkan banyak goodwill antara suku Jawa. Orang tua maupun orang muda menjadi Katolik dan Caritas Soemodipoero menjadi biarawati religius di Kongregasi Oudenbosch.

Pada tahun 1968, bersama pendeta yang lain bagi suku Jawa, Herman Veerkamp, dia dapat menempati pusat sendiri di Paramaribo (Schietbaanweg). Namun Veerkamp menjadi sakit parah dan harus pulang ke negeri Belanda dan Spekman meninggal akibat kecelakaan mobil pada 26 Agustus 1971. Banyak orang Jawa hadir pada penguburannya di Paramaribo.

Sumber: keterangan pribadi Joop Vernooij (2010).

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Achmad_arievie_kasto_soetoredjo_08_portrait_18-april-2010

Achmad Arievie Kasto Soetoredjo

Pilihan untuk berangkat dari Suriname saya buat pada waktu Bouterse telah memegang kekuasaan. Pada waktu itu umur saya 22 tahun. Setiap kali...

Djoenerie

Achmad Djoeneri

Ik was 9 jaar toen Pater Spekman op bezoek kwam bij mijn opa, bij wie ik opgroeide. Pater Spekman sprak goed Javaans. Hij vroeg mijn opa...